Halo, sobat genius! Apakah kalian tahu bahwa setiap tanggal 30 Juni diperingati sebagai Hari Asteroid Internasional? Hari ini adalah hari untuk meningkatkan kesadaran publik tentang asteroid, yaitu benda langit berbatu atau logam yang mengorbit di sekitar matahari. Asteroid bisa menjadi ancaman maupun sumber daya bagi umat manusia. Yuk, kita simak lebih lanjut tentang hari ini!
Sejarah Hari Asteroid Internasional
Hari Asteroid Internasional pertama kali diusulkan oleh sekelompok astronot, ilmuwan, produser film, dan musisi pada tahun 2014. Mereka termasuk Stephen Hawking, Brian May, Peter Gabriel, dan Richard Dawkins. Mereka ingin mengajak masyarakat dunia untuk mempelajari lebih banyak tentang asteroid dan cara-cara untuk melindungi bumi dari ancaman dampak asteroid.
Tanggal 30 Juni dipilih sebagai Hari Asteroid Internasional karena bertepatan dengan peristiwa Tunguska pada tahun 1908. Peristiwa ini adalah dampak asteroid terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah manusia. Asteroid dengan diameter sekitar 40 meter meledak di udara di atas Siberia, Rusia, dengan kekuatan setara dengan 185 bom Hiroshima. Ledakan ini menghancurkan hutan seluas 2.000 kilometer persegi dan menimbulkan gelombang kejut yang terasa hingga Eropa.
Pada tahun 2016, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi resolusi yang mendeklarasikan Hari Asteroid Internasional pada tanggal 30 Juni. Resolusi ini didukung oleh Komite Pemanfaatan Damai Antariksa (COPUOS) dan Asosiasi Eksplorasi Antariksa (ASE). Resolusi ini juga mengajak semua negara anggota PBB untuk berpartisipasi dalam peringatan hari ini.
Tujuan Hari Asteroid Internasional
Hari Asteroid Internasional memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:
- Mengedukasi masyarakat dunia tentang fakta-fakta ilmiah mengenai asteroid, seperti asal-usul, ukuran, orbit, jenis, dan klasifikasi asteroid.
- Menyadarkan masyarakat dunia tentang potensi bahaya dan manfaat asteroid bagi umat manusia, seperti risiko dampak asteroid, sumber daya mineral dan logam berharga, informasi tentang tata surya dan kehidupan di bumi.
- Menginformasikan masyarakat dunia tentang tindakan komunikasi yang harus diambil di tingkat global jika ada ancaman objek dekat bumi (NEO), termasuk asteroid, seperti deteksi, pelacakan, mitigasi, evakuasi, dan respons darurat.
- Mendorong kerja sama internasional dalam bidang penelitian dan eksplorasi asteroid antara lembaga-lembaga astronomi dan antariksa di seluruh dunia.
- Menginspirasi generasi muda untuk tertarik dan terlibat dalam bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) yang berkaitan dengan asteroid.
Cara Berpartisipasi dalam Hari Asteroid Internasional
Ada banyak cara yang bisa kalian lakukan untuk berpartisipasi dalam peringatan Hari Asteroid Internasional, seperti:
- Mengunjungi situs web resmi Hari Asteroid Internasional (https://asteroidday.org/) untuk mendapatkan informasi terbaru tentang acara-acara online atau offline yang diselenggarakan oleh lembaga-lembaga astronomi atau antariksa di seluruh dunia.
- Menonton film-film dokumenter atau fiksi ilmiah yang berkaitan dengan asteroid, seperti Armageddon, Deep Impact, Meteor Garden, atau Asteroid: Final Impact.
- Membaca buku-buku atau artikel-artikel yang membahas tentang asteroid, seperti The Sky Is Falling: The Science and History of Meteors and Meteorites oleh Mark Littmann atau The Little Book of Asteroids oleh John Hamilton.
- Mengikuti kuis-kuis atau permainan-permainan yang menguji pengetahuan kalian tentang asteroid, seperti Asteroid Day Quiz atau Asteroid Impact Simulator.
- Membuat karya seni atau tulisan yang terinspirasi oleh asteroid, seperti lukisan, puisi, cerita pendek, atau lagu.
- Membagikan informasi atau pengalaman kalian tentang asteroid di media sosial dengan menggunakan tagar #AsteroidDay.
Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi sobat genius. Jangan lupa untuk selalu belajar dan menambah wawasan kalian tentang berbagai hal di dunia ini. Sampai jumpa! 😊
Komentar
Posting Komentar